Selamat pagi,
bagaimana kabarmu? Semoga kau sehat selalu dan senantiasa diberikan bahagia dan
keberkahan. Sebelum kumulai semua ini, izinkan aku berterima kasih untuk waktu
yang telah kau luangkan. Dan izinkan aku untuk meminta maaf atas segala
kelancangan yang kau dapati ketika kita bersua.
Waktu kita
bertemu dan berkenalan memang belumlah lama, tapi apa kau tahu? Kau memberikan
sesuatu yang membuatku sulit untuk lepas darimu. Kau pendengar yang baik,
setiap hal yang kuceritakan tak lepas dari pertanyaan dari hal-hal yang tak kau
mengerti. Setiap kali kubercerita kau selalu mendengarkannya dengan baik. Memberikan
perhatianmu sepenuhnya. Tatapan hangat yang telah lama kucari.
Untuk sekian
lamanya, kumampu berkata kalau aku merindukan hal itu. Merindukan sosok
sepertimu, bahkan mungkin mendambakannya. Dan untuk hal lainnya aku meminta
maaf untuk mengatakan sesuatu yang kau akan berpikir terlalu cepat untuk
mengutarakannya.
Ada alasan
dibalik semua kata yang tersusun yang telah kusampaikan padamu. Tentunya tak
mungkin kuceritakan pada kali ini, dan akan sedikit memakan waktu kalau aku
menceritakan semuanya. Tak lain alasanku untuk kembali menulis adalah karena
dirimu. Kau membuatku kembali untuk menoreh kata di atas kertas. Kau kembali
membuatku merasa bahwa aku mampu merangkai kata kembali.
Yah, tak
lain semua ini adalah tentangmu. Kau membawa warna baru, kau berhasil menjadi
kata baru nan bermakna pada kamusku. Kau mampu menjadi sebuah inspirasi.
Beberapa hal yang akan kukatakan adalah, kau
bukanlah seseorang yang seperti kau pikirkan. Kau kuat, dan aku tahu hal itu. Tak
perlu kau menyalahkan siapapun atas hal yang terjadi, cukup melangkah pasti dimana
kau dapat berdiri sebagai pemenang. Tak perlu menundukan kepala untuk hal yang
tak penting, ada hal yang lebih baik dan dapat kau banggakan dari dirimu. Jadi,
percaya dirilah.
Sempat kulihat
sendu di matamu, karenanya aku meminta maaf karena telah lancang melihat
kedalam mata indah itu. Tapi karenanya, aku merasa lega karena kau masih dapat
tersenyum di balik semua hal itu. Tak pernah terbesit kalau kau dapat terjatuh,
akan tetapi menangislah. Meski itu artinya ada atau tiada orang lain yang
melihat. Karena seperti itu lah kita, seperti itu lah manusia.
Air mata
yang jatuh memang tak mampu untuk menyelesaikan apapun, namun kalau hal itu
dapat memperbaiki perasaanmu maka semua itu tidaklah menjadi masalah besar. Kau
harus peduli dengan keadaan jiwamu, jangan terlalu lama bersembunyi di balik
senyum itu. Tapi kau tahu? Aku menyukai dirimu ketika kau tersenyum lebar,
tertawa, dan menaruh perhatian pada setiap perbincangan kita. Aku tidak akan
pernah menyalahkan semua hal itu, akan tetapi, apabila kau mau aku akan siap
mendengarkan. Tentu saja aku tidak tahu banyak tentangmu, dan mungkin bagimu
aku hanyalah orang baru yang hadir dalam hidupmu, meski demikian biarkan aku
membalas hal baik yang telah kau bawa kedalam jengkal hidupku.
Sama seperti
yang kau lakukan, sama seperti yang kau berikan. Tentu aku sadar betul dengan
setiap kata yang kuucapkan. Namun kalau hal itu dapat membantumu, meski sedikit
akan kulakukan. Tentunya aku tak akan pernah mau melihatmu menangis atas
sedihmu, aku mungkin tak bisa memberimu bahu untuk menyembunyikan tangismu. Tapi
aku akan berusaha untuk menghapus kilap air mata yang membasahi wajahmu. Biarkan
dunia tahu kalau kau menangis, biarkan mereka tahu bahwa kau bersedih, biarkan
semua orang tahu kalau kau akan tetap mampu berdiri kembali setelah semua badai
itu.
Selamat pagi,
dan berbahagialah. Kau adalah wanita di balik senyum menyendiri.

Agen Sbobet | Situs Bandar Bola Online Terpercaya | indocbet
ReplyDeleteIndoCBET adalah Daftar agen sbobet Situs Bandar Bola Online Terpercaya resmi Taruhan Bola dengan lisensi indonesia
Bergabunglah bersama indoCBET bersama kami dengan Bonus Terbesar Saat ini
BONUS NEW MEMBER 20%
BONUS DEPOSIT 5%
BONUS CASHBACK 5%
BONUS ROLLINGAN 0.5%
BONUS REFERENSI 5%
Tersedia Agen
SBOBET, AMGBET, CBET
Deposti 25ribu
Whatsapp indocbet : 0822.8637.2298