Matahari dengan gagahnya bertengger di langit. Bergerak sedikit demi sedikit ke arah barat. Menuju tempat di mana harus ia harus beristirahat dan membiarkan rembulan menggantikannya. Membantunya untuk memenuhi langit yang sepi dengan beribu bintang. Walau pun titik cahaya bintang itu kecil, tetapi katanya ukurannya lebih besar. Entah lah aku tidak mahir dalam bidang astronomi, apalagi untuk benar-benar melihatnya. Berkunjung ke angit hanya untuk memastikan apa benar-benar ukuran bintang lebih besar dari pada matahari. Tapi satu hal yang pasti. Mereka semua bersama untuk mengindahkan mata. Membantu orang-orang untuk melepas penat, sejenak bersyukur dengan mata yang mereka miliki, yang bahkan tak pernah kita minta. Ayolah, apa kalian pernah benar-benar bersyukur dengan mata yang masih berfungsi sebagaimana mestinya ketika bangun? Atau apa kau perah benar-benar bersyukur dengan udara yang masih bisa kita hirup ketika bangun? Atau kuping yang mendengar adzan shubuh yang membu...
THINK IT SO HARD ANYMORE