Enam pagi ini Aku coba berlari secara nyata Dari bayangmu yang abstrak Dari ketiadaanmu yang lebih ironis dari jarak Sepersekian aku berlari secara nyata, tentunya Eh, kau malah muncul Dalam bentuk nyata Dan itu lebih semesta dari abstrakmu Dilewati aku olehmu Haduduuhhh, matamu itu yang waktu itu aku sukai yang melihatku asing Pagi tadi berubah Seolah-olah, ah entah Aku marah Aku pelajar Aku yakini Bahwa untuk sebuah kita Harus ada tiga hal Mahabbah Rasa cinta Yang menggebu-gebu dalam dada Ya, dalam hatiku ada Tapi entah padamu.. Masyaqah Rasa kasih Kasihan kau jika harus kupaksa menjalani Ya, aku tak mau lihat deritamu.. Mashlahat Semua sudah paham Bagaimana dengan kembarmu? Kedua kembarmu, pastinya Ya, aku diam, takkan maju Karena bukankah aku harus menjadi? Atas Kun Fayakun-Nya Ilahi... Oleh Euros Cum
THINK IT SO HARD ANYMORE