Kau
bertanya bagaimana perasaan seseorang ketika dia sedang dekat denganmu? Itu pertanyaan
kompleks yang perlu dipikirkan dengan segala kemungkinan. Tetapi, apabila itu aku,
maka aku akan memilih untuk mengambil keputusan dimana masing-masing dari kita
mampu menemukan bahagianya. Dimana masing-masing dari kita mampu tersenyum
melihat mentari yang terbit. Melihat rembulan yang muncul.
Apa
aku akan menerimamu? Mungkin iya dan mungkin tidak. Apabila aku hanya menurut
pada nafsu dan melihat kesempatan kecil semata, mungkin aku akan memintamu
untuk bersama dalam sebuah ikatan yang tau pasti. Atau mungkin aku akan
memintamu untuk menunggu hingga akhirnya benar-benar siap. Siap untuk
meninggalkan keluarga masing-masing dan membangun keluarga kita sendiri.
Bagaimana
tentang perasaan seseorang itu ketika tau kau tengah mengharapkannya? Mungkin saja
dia merasa kebahagiaan, atau mungkin dia merasa terganggu. Dan aku yakin kau bisa
melihat semua hal itu dengan sikapnya ketika sedang berbincang denganmu. Bagaimana
caranya ketika ia melihatmu. Bagaimana caranya ketika ia mendengar seluruh
ceritamu itu.
Bukankah
semua hal ini selalu tentang kenyamanan? Memberikan orang lain tempat sehingga
masing-masing merasa yakin satu sama lain. Memberikan setiap harapan serta asa.
Menata setiap pada masa depan. Berharap cemas bahwa dirinya lah sosok yang
didambakan. Menjadi pelengkap pada setiap kekurangan.
Hingga
pada akhirnya kalian mampu untuk saling berterimakasih dan saling menghargai. Hingga
akhirnya kalian mampu membentuk dan menemukan arti dari kebahagiaan kalian. Bicara
akan selalu menjadi perkara yang mudah, selama langkah yang diambil berdasarkan
semua impian, toh, semua akan terasa mudah. Lagi pula, tidak ada seseorang yang
benar-benar sendiri di dunia ini.
Aku,
kau, bahkan kalian. Masih sering mengartikan hidup dengan pandangan yang
sempit. Memilih berjuang untuk hal yang bahkan belum pasti, padahal Allah telah
memberikan tuntunan mencari cermin pribadi. Bukankah jodoh adalah cerminan dari
diri kita?
Semoga
dia pun merasa hal yang sama dengan yang kau rasakan. Semoga dia menyimpan
rahasia yang sama dengan yang kau rahasiakan. Dan semoga dia menyimpan sebuah
rencana indah seperti yang kau rencanakan. Apa yang kalian lakukan adalah
membentuk sebaris doa untuk kalian sendiri. Membuktikan bahwa semesta tengah
mempersiapkan sebuah kebahagiaan. Bagiku? Itu semua adalah plot indah yang
hanya disiapkan oleh Yang Maha Kuasa.
Semoga
kalian lekas menemukan kebahagiaan masing-masing. Lekas bertemu dengan hal yang
pantas untuk menemani. Hal yang pantas untuk diperjuangkan.
Semua
ini bukan tentang penantian, tapi semua ini tentang kembali untuk mempersiapkan
diri masing-masing. Sampai dimana kita akhirnya mampu bersama. Sampai dimana
kita mampu untuk mengisi lembaran kosong esok hari dengan cerita kalian.

Comments
Post a Comment