Skip to main content

Kemuliaan Kertas

Bersama dengan kertas
kosong ini

Aku mulai merangkai kata
Kata-kata tepatnya

Kertas ini suci bersih
Hanya pena sejati
yang akan terus menambah kemuliaannya

Kertas ini suci bersih
Namun hampa
Hanya mereka yang pernah patah
yang bisa memenuhinya

Aku terus merangkai kata
Dalam kertas hampa
Tak bermakna

Aku terus menggerakkan pena
Berharap kemuliaan terus
Terus bertambah kepadanya

Lalu termasuk kepada mereka kah aku?
Entah,
Lalu apa juaku?
Takkan kutuliskan
Lalu berpenakah aku?
Aku sedang memegangnya
Menambah kemuliaan kah aku?
Dengan menulis ini, aku harap

Lalu apa inginku?
Atas semua yang telah aku tulis?
Aku ingin satu hal
Kata pertama dari puisi ini..




Bersama






Oleh Euros Cum

Comments

Popular posts from this blog

Tragedi Dan Komedi

https://cdn.pixabay.com/photo/2014/04/03/11/50/drama-312318_960_720.png Langit saat ini telah sempurna kelam, sebelum sang waktu datang menentukan. Kelabu nan sendu. Bersama hujan, membasahi bumi pertiwi, angin berhembus merdu menyegarkan. Cukup lama sudah diri duduk termenung dengan kopi hitam mengepul. Mengisi kehangatan di antara dinginnya suasana. Tentu saja kamu pun begitu.

Teriakan Dalam Kegelapan Hati

Bulan semakin menaiki tahta tertinggi dilangit. Bertengger di gelapnya malam dengan gagahnya. Memberikan setitik cahaya yang menenangkan kalbu. Kawan, malam ini semakin larut dan waktu terus berjalan. Sempat siang tadi aku mendapatkan kabar yang cukup menusuk hati. Ingin rasanya aku tidak mempercayai kabar itu, namun bagaimana pun itu adalah kabar yang tervalidiasi kebenarannya dan diketahui oleh khalayak umum.

Relativitas Nilai Kehidupan

Saat sekolah dasar kita pernah belajar—dan juga diajari—bahwa pancasila adalah dasar ideologi negara kita. Yang menjadikan hal tersebut seharusnya sebagai landasan seluruh masyarakat untuk melakukan atau memutuskan sesuatu. Mesti sesuai dengan nilai pancasila tersebut. Namun, dewasa kini, modernitas nilai itu sendiri mulai memasuki tahap ‘mengkhawatirkan’. Hal ini terjadi bukan hanya karena kesalahan oleh salah satu pihak. Pemerintah atau masyarakat itu sendiri.